Rabu, 19 Agustus 2015

KELUAR DARI LINGKAR ZONA AMAN

Untuk para mahasiswa rantau, pasti sudah merasakan bagaimana rasanya keluar dari zona nyaman. Misalnya, dari meninggalkan kampung halaman untuk mewujudkan cita-cita. Tak jarang, kamu ingin menyerah dan kembali pulang ke kampung halaman. Dulu sebelum keluar dari zona nyaman, pasti seringkali muncul di pikiran. Jauh dari orang tua, jauh dari omelan, atau jauh dari orang tua tak bisa bermanja-manja. Hanya ada dua pilihan ketika kita berada di luar zona nyaman: bertahan atau berhenti di tengah jalan.


1. Bertahan memang sulit, namun berhenti di tengah jalan akan menjadi lebih sulit.

Untuk kalian yang sudah merasakan keluar dari zona nyaman, pasti pernah ada di dalam pikiran untuk menyerah dan pulang ke kampung halaman, merasakan bahwa segala sesuatu yang dilakukan lebih sulit ketika keluar dari zona nyaman. Namun berhenti di tengah jalan membuat segala perjuangan terasa sia-sia karena sesuatu yang sudah dimulai dengan baik harus diakhiri dengan lebih baik pula.

2. Karena sukses seperti tangga bukan eskalator, zona nyaman merupakan pijakan tangga pertama untuk mewujudkan kesuksesan.

Proses menuju sukses memang tidak mudah. Tidak ada yang instan. Jika mau sampai atas, ya harus naik setapak demi setapak. Zona nyaman merupakan awal pergulatan diri di mana kita dihadapkan dengan lingkungan baru dan suasana yang baru. Baru pijakan pertama, masa sudah mau nyerah? Jadi, nikmatilah lingkungan yang baru. Pasti ada kenyamanan yang akan kita temui suatu saat nanti.

3. Keluar dari zona nyaman menuntunmu untuk menemukan zona yang ternyaman.

Belum tentu lingkunganmu sedari kecil adalah lingkungan yang nyaman di hidupmu. Jika kita keluar, mencari, dan terus mencari, akan ada lebih banyak tempat yang membuatmu lebih nyaman dari zona nyamanmu yang awal.

 

4. Jauh dari zona nyaman menjadikan kita pribadi yang paling mengerti arti sebuah keluarga.

yang KALIAN merantau jauh dari keluarga, tak jarang dalam benak merindukan keluarga yang jauh berbeda kota atau pun pulau dengan kita. Jauh dari mereka akan membuat kita mengerti arti dari sebuah keluarga. Keluarga adalah harta yang paling berharga sejauh apapun kita berada.

Selain itu, saat di lingkungan yang baru kita akan menemukan orang-orang baru, yang memiliki tujuan sama dan akhirnya menjadi keluarga baru di zona baru kita yaitu keluarga seperjuangan.

 

5. Jangan kembali ke zona nyaman jika belum menggenggam kesuksesan.

Untuk para perantau, pantang pulang sebelum sukses adalah tujuan yang harus dipegang dengan komitmen yang kuat. Jangan buat perjuangan kita percuma hanya karena takut berdiri sendiri di kota orang. Semangat terus untuk para perantau!